Materials

Saat ini, case gadget adalah salah satu aksesoris yang sudah sangat umum digunakan oleh hampir seluruh pengguna gadget. Pada zaman dahulu kala, kita mengenal case yang biasanya terbuat dari Silicone atau bahasa gaulnya “Condom”. Silicone ini termasuk dalam kategori SoftCase karena sifatnya yang lentur dan elastis. Sedangkan dalam kategori HardCase, kita biasanya mengenal bahan PolyCarbonate (PC), atau biasanya bahasa gaulnya “Plastik”.

silicon-case

Silicone

Silicone, adalah salah satu unsur kimia dengan simbol “Si” dan memiliki Nomor Atom “14”. Saat ini, Silicone sangat banyak digunakan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Salah satunya yang paling banyak kita dengar adalah di bidang kecantikan, yang biasanya digunakan untuk memperbesar salah satu bagian tubuh manusia. Di bidang lain yg tidak kalah banyaknya adalah di bidang case gadget ini. Sekarang ini, banyak sekali produsen aksesoris gadget yg memproduksi case dengan menggunakan bahan dasar Silicone.

Dari sisi harga, material Silicone dinilai relatif murah dikarenakan Silicone merupakan salah satu unsur kimia yang paling banyak diproduksi dan digunakan karena mudahnya untuk diaplikasikan pada berbagai bidang ilmu pengetahuan. Akibat dari harga yg relatif murah, maka produk hasil jadi pun bisa dijual lebih murah ke konsumen, sehingga banyak sekali para pengguna gadget yg memilih case dengan material Silicone ini karena harganya juga relatif sangat murah. Sedangkan dari sisi desain, karena sifatnya Silicone yang sangat mudah untuk diolah, maka biasanya case dengan bahan SIlicone ini banyak dijumpai di-pasaran dengan berbagai bentuk, model dan warna yang sangat bervariasi.

Sayangnya, dari sisi ketahanan, biasanya, case yang menggunakan material Silicone ini kurang tahan terhadap cuaca, bila digunakan dalam waktu cukup lama, dapat menyebabkan perubahan warna menjadi warna lebih kusam / menurun kualitas warnanya. Bahkan tidak jarang banyak pengguna case dengan material Silicone ini mengeluhkan bahwa case yg mereka gunakan mudah robek / rusak. Selain itu, menjadi longgar dari waktu ke waktu juga merupakan salah satu keluhan yang paling banyak saya dengar dari para pengguna case ini. Case dengan meterial Silicone juga dianggap ini kurang mampu melindungi gadget dari panas, sehingga terkadang gadget akan terasa lebih panas dari biasanya jika sedang melakukan aktifitas berat. Selain itu, dikarenakan ketebalan Silicone yg tidak terlalu tebal atau malah relatif tipis, maka case dengan bahan Silicone dianggap ini kurang mampu untuk meredam efek lanjutan jika terjadi benturan, baik benturan langsung maupun tidak langsung.

pc-case

PolyCarbonate (PC)

PolyCarbonate (PC) adalah salah satu group turunan dari jenis Polimer Termoplastik (Thermoplastic Polymers). Walaupun memang termasuk dalam keluarga plastik, tapi PC ini memiliki karakteristik yg lebih baik daripada plastik biasa. Saat ini, PC juga menjadi salah satu material yg paling banyak digunakan sebagai bahan dasar case gadget karena dianggap memiliki karakteristik yang sangat bagus untuk melindungi gadget. PC memiliki karakteristik keras / solid, ringan serta tahan terhadap suhu tinggi. Material PC juga dapat didesain dengan berbagai bentuk standar dan dapat diwarnai dengan mudah untuk memberikan efek dan tampilan fisik yg lebih bagus. Sayangnya, karena karakteristiknya yang keras / solid, maka desain dari case dengan material PC terkesan standard dan “hanya itu-itu saja”, maka tidak heran jika kita menemukan brand yg satu dengan yang lain memiliki desain yg mirip , hampir sama persis, hanya berbeda tone warnanya saja

tpu-case

Thermoplastic PolyUrethane (TPU)

Thermoplastic PolyUrethane (TPU) masih masuk ke dalam golongan salah satu turunan dari plastik. Tetapi ada beberapa karakteristik yg membuatnya menjadi salah satu meterial paling unggul yg digunakan sebagai bahan dasar case gadget, dan oleh karena itu, case TPU semakin populer dan mudah ditemukan di masa sekarang.

Karakteristik dari case TPU ini adalah bersifat elastis (sama seperti Silicone) dan harus lebih mudah dan fit dipasang pada gadget. Tapi berbeda dengan case Silicone, case TPU bersifat lebih ringan, dapat didesain lebih tipis tanpa khawatir akan robek dan aus, sehingga saat ini banyak sekali case TPU dengan ketebalan hanya 0,3 mm atau 0,2 mm, tetapi tetap dengan kekuatan dan ketahanan yg maksimal. Walaupun elastis, tetapi kemampuan case TPU untuk mempertahankan dimensi asli dinilai sangat mengagumkan

Kelebihan lain dari case TPU dibandingkan dengan case Silicone adalah bahwa case TPU umumnya tidak melorot atau menjadi longgar dari waktu ke waktu, tidak mudah terkelupas, dan sangat tahan terhadap gesekan, goresan, tekanan dan benturan sehingga mampu melindungi gadget Anda dengan sangat baik Sama pula seperti case dengan material PC, case TPU dapat dengan pula dengan mudah diwarnai, juga dapat didesain sebagai transparant, sehingga Anda dapat dengan mudah menemukan case TPU elastis transparan yang keren.

Karena keunggulan-keunggulan yang ditawarkan, maka tidak sulit untuk memahami alasan mengapa case TPU menjadi semakin populer saat ini. Case TPU sangat kokoh dan menarik, tahan terhadap minyak, lemak atau jamur dan debu / serat. Sebagai perbandingan, debu dan serat adalah salah satu musuh terbesar dari case Silicone. Seperti case PC, case TPU juga dapat dicuci dengan mudah jika kotor. Selain itu goresan di permukaan pada case PC lebih sering terjadi, sementara case TPU sangat tahan gores. Case PC biasanya lebih sulit dalam pemasangan / pelepasan karena karakteristiknya yg solid dan keras, bahkan tidak sedikit keluhan dari para pengguna case PC bahwa case PC mereka ternyata malah merusak / menggores bagian gadget saat pemasangan / pelepasan. Case TPU dengan karakter yang lebih elastis, tentunya dinilai fleksibel dalam menawarkan kemudahan saat pemasangan / pelepasan seperti case Silikon. Sementara itu, case TPU dikenal dapat bertahan pada suhu sangat rendah dan suhu panas pula. Material TPU juga diklaim lebih ramah lingkungan daripada material Silicone dan PC.

Kekurangan dari case TPU adalah sama seperti case Silicone, pilihan desainnya yang memang sering terbatas. Kita bisa melihat bahwa desain dari case TPU tidak berbeda jauh dengan case Silicone. Inovasi dalam desain dari case TPU sering terbatas pada desain dan pewarnaan bagian yang menutupi bagian belakang gadget.

id_iph6_nh03_2_1

Hybrid

Belakangan ini, case HYBRID menjadi sangat populer dan terkenal di kalangan pengguna gadget premium. Bukan saja karena daya tahannya, melainkan juga desain dan warnanya yg stylish dan sporty. Case HYBRID adalah case yg menggunakan kombinasi element antara Silicone, PC, TPU dan METAL untuk memperoleh desain model, warna dan ketahanan yang lebih baik. Beberapa brand yang terkenal untuk case HYBRID-nya adalah VERUS, SPIGEN, CASE-MATE, RINGKE REARTH, FINEDAY, etc, di mana mereka telah memproduksi case dengan material TPU, bahkan beberapa model telah dikombinasikan antara TPU, PolyCarbonate dan Metal sehingga menghasilkan sebuah desain, warna dan ketahanan luar biasa, dan itulah sebabnya mengapa harga case dengan brand premium tersebut dibanderol dengan nilai jual cukup tinggi, karena tingginya kualitas material dan desain case tersebut yang ditawarkan juga.